Kehidupan Kristen Era Reformasi
Main Article Content
Abstract
This study departs from the Christian life of the reform era. Where the Church seems unable to serve amid poverty and political uncertainty. Christianity is challenged to contextualize theology, mission, dialogue, political service in society. The problem of closing the Church was due to the issue of building permits. The author aims in this research is that the Church strives for peace for all people. The approach of this study is a literature study on the thinking and struggles of the Church in society. So the Church does not only take care of the organization and a large amount of money in the church treasury. Nevertheless, the Church is required to care about social problems that occur. Therefore, the Church must apply several principles, namely: first, the Church needs to understand other people's religions. Second, the Church needs to build healthy discussions both between religions and between denominations. Third, the Church prioritizes the mission for the benefit of humanity.
Pengkajian ini berangkat dari kehidupan keKristenan era reformasi. Di mana gereja terkesan belum mampu melayani di tengah masalah kemiskinan dan politik yang tidak menentu. Keristenan ditantang untuk mengontektualisasikan teologi, misi, dialog, pelayanan politik di tengah masyarakat. Persoalan penutupan gereja karena persoalan izin mendirikan bangunan (IMB). Tujuan Penulis dalam tulisan ini adalah agar gereja memperjuangkan pedamaian bagi seluruh umat. Pendekatan kajian ini adalah studi literatur terhadap pemikiran dan pergulatan gereja di tengah masyarakat. Jadi gereja tidak hanya mengurus organisasi saja dan banyaknya uang dalam kas gereja. Tetapi gereja dituntut untuk peduli terhadap masalah sosial yang terjadi. Oleh karena itu, gereja harus menerapkan beberapa prinsip yakni: pertama, gereja perlu memahami agama orang lain. kedua, gereja perlu membangun diskusi yang sehat baik antar agama atau antar denominasi. Ketiga, gereja mengutamakan misi bagi kemaslahatan manusia.
Downloads
Article Details
References
Abdillah, Masykury. Islam Dan Dinamika Sosial Politik Di Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2011.
Apner, Grets Janialdi. “Kehadiran Gereja Dalam Kemajemukan Indonesia Dalam Terang Yes 49:6 Dan Mat 28:19.” Jurnal Teologi 7, no. 2 (November 25, 2018): 185–196.
Aritonang, Jan. S. Belajar Memahami Sejarah Di Tengah Realitas. Bandung: Jurnal Info Media, 2007.
Christianto, Efrie. “PGI Minta SKB Dua Menteri Tahun 2006 Direvisi .” Galamedianews. Last modified February 13, 2020. Accessed May 20, 2020. https://www.galamedianews.com/?arsip=247654&judul=pgi-minta-skb-dua-menteri-tahun-2006-direvisi.
Darmaputera, Eka, and Victor Silaen. Gereja Dan Reformasi: Pembaharuan Gereja Menuju Indonesia Baru. Jakarta: Yakoma-PGI, 2009.
Darmawan, I Putu Ayub. “Peran Gereja Dalam Pendidikan Nasional.” Jurnal Simpson 1, no. 2 (December 2014): 205–216. Accessed May 20, 2020. http://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/Js.
Desideria, Benedikta. “4 Bukti Toleransi Masih Hadir Di Indonesia .” Liputan 6. Jakarta, November 16, 2017. Accessed May 18, 2020. https://www.liputan6.com/health/read/3165084/4-bukti-toleransi-masih-hadir-di-indonesia.
Diana, Rut, Yesi Tamara, and Kiki Priskila. “Prinsip Hidup Kristen Di Tengah Masyarakat Yang Majemuk.” Veritas Lux Mea: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2019): 90–99. Accessed May 15, 2020. http://jurnal.sttkn.ac.id/index.php.
Digdoyo, Eko. “Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, Dan Tanggung Jawab Sosial Media.” Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan 3, no. 1 (2018): 42–60.
Fidiyani, Rini. “Pembangunan Rumah Ibadah Bagi Warga Minoritas Jawa Tengah.” In Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu & Call For Papers UNISBANK Ke- 2 Tahun 2016, 501–510. Semarang: Unisbank Semarang, 2016.
Hakh, Samuel B. “Peranan Orang Kristen Dalam Pusaran Politik Di Indonesia (Suatu Tinjauan Historis -Teologis).” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 2 (2019).
Hariprabowo, Y. “Misi Gereja Di Tengah Pluralitas Agama Dan Budaya.” Jurnal Orientasi Baru 18, no. 1 (2018): 33–50.
Huliselan, Beril. “Menghidupkan Oikoumene .” Website PGI. Last modified March 19, 2018. Accessed May 21, 2020. https://pgi.or.id/menghidupkan-oikoumene/.
Juhani, Sefrianus. “Mengembangkan Teologi Siber Di Indonesia.” Jurnal Ledalero 18, no. 2 (December 17, 2019): 245.
Kristianto, Rafael Yohanes. “Pentingnya Komunikasi Iman Melalui Diskursus Iman Di Dunia Digital.” Jurnal Teologi 5, no. 1 (May 2016): 59–76. Accessed May 21, 2020. https://e-journal.usd.ac.id/index.php.
Kurniawan, Budi. “Politisasi Agama Di Tahun Politik: Politik Pasca-Kebenaran Di Indonesia Dan Ancaman Bagi Demokrasi.” Jurnal Sosiologi Agama 12, no. 1 (June 2018): 133–154. Accessed May 20, 2020. http://ejournal.uin-suka.ac.id.
Laukapitang, Yunus Daniel Anus. “Teologi Pembangunan Berbasis Pengembangan Masyarakat Shalom Pada Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Kupang Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Jaffray 14, no. 2 (September 28, 2016): 241. Accessed May 12, 2020. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/212.
Lubis, Ernayanti. “PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF,” n.d. Accessed June 22, 2020. https://www.academia.edu/30373783/PENELITIAN_DESKRIPTIF_KUALITATIF.
Mikail, Kiki. “Pemilu Dan Partai Politik Di Indonesia: Menanti Kebangkitan Partai Politik Islam Di Tahun 2019.” Tamaddun XV, no. 1 (2015): 107–148. Accessed May 20, 2020. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php.
Muhtar, Fathur Rahman, and Salimul Jihad. “Ketahanan Umat Beragama Dalam Mencegah Radikalisme Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.” Jurnal Ketahanan Nasional 25, no. 1 (April 9, 2019): 56. Accessed May 18, 2020. https://jurnal.ugm.ac.id.
Nababan, Tongam. “Gereja Dan Kesejahteraan Warga Dalam Perspektif Ekonomi Kerakyatan,” 2011.
Ngelow, Zakaria J. “Turut Membina Indonesia Sebagai Rumah Bersama - Peran Gereja Dalam Politik Di Indonesia.” Jurnal Jaffray 12, no. 2 (2014): 214–284.
Pasasa, Adrianus. “Pemanfaatan Media Internet Sebagai Media Pemberitaan Injil.” Jurnal Simpson 2, no. 1 (June 2015): 71–98.
Pemerintah Republik Indonesia. “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan.” Hukumonline. Last modified 2007. Accessed May 20, 2020. https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:OYD1do-x55EJ:https://www.hukumonline.com/pusatdata/downloadfile/fl53260/parent/27239+&cd=5&hl=id&ct=clnk&gl=id.
Putra, Eka. “Politik & Agama Pasca 20 Tahun Reformasi” (2018).
Renhoard, John Musa. “Politik Identitas Era Orde Baru Di Indonesia Memasuki Era Reformasi.” Societas Dei 6, no. 1 (2019): 115–131.
Seda, Franscisia SEE. “Gereja Dan Negara: Refleksi Atas Tantangan Masyarakat Indonesia Dan Pancasila Suatu Pendekatan Sosiologis.” Orientasi Baru 22, no. 2 (October 2013): 155–186. Accessed May 12, 2020. https://e-journal.usd.ac.id.
Setara Institute. “Toleransi Keberagaman Semu .” Metrotvnews.Com. Last modified 2020. Accessed May 20, 2020. https://setara-institute.org/toleransi-keberagaman-semu/.
Setiawan, Ebta. “Arti Kata Konflik.” Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa. Last modified 2019. Accessed May 18, 2020. https://kbbi.web.id/.
Simamora, Adolf Bastian. “Politik Menurut Alkitab Dan Implikasinya Bagi Peran Gereja Dalam Pusaran Politik Di Indonesia.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 2 (2019).
Sobri, Rachmad. “Politik Dan Kebijakan: Pendidikan Agama Dan Keagamaan Di Indonesia (Analisis Kebijakan PP No 55 Tahun 2007).” Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 8 (2019): 109.
Susilowati. “Kegiatan Humas Indonesia Bergerak Di Kantor Pos Depok II Dalam Meningkatkan Citra Instansi Pada Publik Eksternal.” Jurnal Komunikasi VIII, no. 2 (2017): 50. Accessed June 22, 2020. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jkom/article/download/2686/1815.
Tahun, Marthen. “Relasi Intra-Kristiani Di Indonesia: Gereja-Gereja Arus Utama Dan Pentakosta.” 319–351, 2018.
Titaley, John. A. “Hubungan Gereja Dan Negara.” In Hubungan Gereja Dan Negara Dan Hak-Hak Asasi Manusia Hak-Hak Asasi Manusia, edited by Weinata Sairin and J.M Pattisina, 39. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Wassa, Gerald. “Peran Gereja Dalam Menyikapi Persoalan Ekonomi .” Kemenag NTT. Last modified June 9, 2017. Accessed May 21, 2020. https://ntt.kemenag.go.id/berita/502695/peran-gereja-dalam-menyikapi-persoalan-ekonomi-- .
Widjaja, Paulus S. “Partisipasi Kristiani Dalam Politik Di Indonesia: Antara Mitos, Realita, Dan Politik Yesus.” Gema Teologi 38, no. 2 (2014): 123–142. Accessed May 15, 2020. http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php.
Wijaya, Caallistasia. “Setidaknya 200 Gereja Disegel Atau Ditolak Dalam 10 Tahun Terakhir, Apa Yang Seharusnya Dilakukan Pemerintah?” BBC News Indonesia. Last modified August 29, 2019. Accessed May 20, 2020. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-49494326.
Winardi. Manajemen Konflik. Bandung: Mandar Maju, 2007.
Wowor, Alter I. “Teologi Dan Etika Politik Dalam Gereja Di Zaman Post-Modern.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 1 (June 30, 2018): 112–123. Accessed May 20, 2020. http://www.jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/23.
Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (January 31, 2020): 28. Accessed June 22, 2020. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/167.