RESOLUSI KONFLIK KEPENTINGAN: Penerapan Peace Culture dalam Konflik Antar Kelompok Keagamaan di Kota Bitung

Main Article Content

Andreas Bryian Gultom

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the causes of conflicts that occur in Bitung to produce conflict resolutions based on the culture of the people in the area. Bitung is actually a city with the highest religious tolerance in North Sulawesi, but conflicts will continue to occur in the area at 2023 involving the Barisan Solidaritas Muslim (BSM) group as supporters of Palestine and the Manguni Christian group and the Makatana institution as supporters of Israel. Conflict management that does not understand the causes of conflicts that can be complex becomes a problem in conflicts in Bitung. The qualitative approach is used with a literature study method that focuses on conflict of interest theory by Dahrendorf and peace culture theory by Galtung as a primary source and previous research reports that focus on journals and news related to the conflict in Bitung as secondary sources analyzed through documentation techniques. The results of this study show that the cause of conflict is not only caused by theological factors, but also differences in support interests related to the interests of each group which are influenced by several fundamental factors and the uneven distribution of authority between the superordinate group and the subordinate group.


Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab konflik yang terjadi di Bitung untuk menghasilkan resolusi konflik berdasarkan kebudayaan masyarakat di daerah tersebut. Bitung sebenarnya kota yang rukun dengan toleransi beragama tertinggi di Sulawesi Utara, namun konflik tetap terjadi di daerah tersebut pada tahun 2023 yang melibatkan kelompok Barisan Solidaritas Muslim (BSM) sebagai pendukung Palestina dan kelompok Kristen Manguni serta Adat Makatana sebagai pendukung Israel. Pengelolaan konflik yang belum memahami penyebab konflik yang dapat bersifat kompleks menjadi permasalahan dalam konflik di Bitung. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi pustaka yang berfokus pada teori konflik kepentingan oleh Dahrendorf serta teori peace culture oleh Galtung sebagai sumber primer dan laporan penelitian sebelumnya yang berfokus pada jurnal serta pemberitaan terkait konflik di Bitung sebagai sumber sekunder yang dianalisis melalui teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab konflik tidak hanya disebabkan oleh faktor teologis, melainkan juga perbedaan kepentingan dukungan yang berkaitan dengan kepentingan masing-masing kelompok yang dipengaruhi oleh beberapa faktor fundamental dan distribusi otoritas yang tidak merata antara kelompok superordinat dan kelompok subordinat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gultom, A. B. (2026). RESOLUSI KONFLIK KEPENTINGAN:: Penerapan Peace Culture dalam Konflik Antar Kelompok Keagamaan di Kota Bitung. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 6(1), 39–51. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v6i1.250
Section
Articles

References

Alwi, Habib. Pengantar Studi Konflik Sosial: Sebuah Tinjauan Teoritis. Mataram: UIN Mataram, 2016.

Dahrendorf, Ralf. Class and Class Conflict in Industrial Society. California: Stanford University Press, 1959.

———. Homo Sociologicus. London: Routledge & Kegan Paul, 1973.

———. The Modern Social Conflict: An Essay on The Politics of Liberty. New York: Weidenfeld & Nicolson, 1988.

Dillon, Michele. Introduction to Sociological Theory: Theorists, Concepts, and Their Applicability to the Twenty-First Century. New Jersey: John Wiley & Sons, 2014.

Galtung, Johan. Peace by Peaceful Conflict Transformation – The Transcend Approach. Dalam Handbook of Peace and Conflict Studies, disunting oleh Charles Webel dan Johan Galtung. Oxford: Routledge, 2007.

———. Peace by Peaceful Means: Peace and Conflict, Development and Civilization. London: SAGE Publications, 1996.

Hamzah, Amir. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research): Kajian Filosofis, Teoritis, Aplikasi, Proses, dan Hasil Penelitian. Malang: Literasi Nusantara Abadi, 2020.

Hisna, Hisna, Yeni Astuty, Hasdairta Laniampe, Bainudin Bainudin, dan Taufiq Said. “Bitung, Pemerintahan dan Infrastrukturnya: Kajian Sejarah Kota,” Journal Idea of History 8, no. 1 (10 Mei 2025): 13–24, doi:10.33772/w8fvme28.

Istiqomah, dan Nurma Putri Rahma Assyifa. “Pengaruh Konflik Israel dan Palestina di Indonesia (Sulawesi Utara),” Jurnal Kritis Studi Hukum 9, no. 8 (31 Agustus 2024): 190–99, https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jksh/article/view/3202.

Jondar, Aloysius, Agus Purbo Widodo, Johan De Fretes, Lukman Hakim, Susanto Susanto, dan Muhammad Sujud. “Johan Galtung’s Concept of Peace Culture and Its Implementation in Indonesia,” Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) 6, no. 2 (31 Oktober 2022): 230–52, doi:10.33019/lire.v6i2.163.

Kimball, Charles. Kala Agama Jadi Bencana. Diterjemahkan oleh Nurhadi dan Izzuddin Washil. Jakarta: Mizan Publika, 2013.

Kunandar, Alip Yog. “Perang Labeling di Media Sosial dan Penajaman Konflik Israel-Palestina,” Dalam Digital Disturbia: Hiruk-Pikuk Digitalisasi Komunikasi. Yogyakarta: Galuh Patria, 2024.

Licin, Arham. “Mengenal Bitung Kota Sejuta Gereja yang Heterogen di Sulawesi Utara.” Journal Telegraf, 27 Januari 2025. https://journaltelegraf.pikiran-rakyat.com/sulut/pr-3679007707/mengenal-bitung-kota-sejuta-gereja-yang-heterogen-di-sulawesi-utara (diakses 23 Maret 2026).

———. “Tingkat Toleransi Beragama Tinggi, Segini Jumlah Rumah Ibadah di Bitung.” Journal Telegraf, 16 Mei 2026. https://journaltelegraf.pikiran-rakyat.com/sulut/pr-36710210487/tingkat-toleransi-beragama-tinggi-segini-jumlah-rumah-ibadah-di-bitung?page=all (diakses 29 Mei 2026).

Manese, Rohit Mahatir. “Hospitalitas Dan Toleransi Otentik Dalam Relasi Antar Agama Di Belang,” Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan 10, no. 1 (11 Juni 2025): 44–58, doi:10.32332/riayah.v10i1.10202.

Nelwan, Gerry. “Mapalus dalam Konteks Hubungan Kristen-Muslim: Studi Perdamaian di Kota Manado,” Pute Waya: Sociology of Religion Journal 3, no. 2 (31 Desember 2022): 1–14, https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/putewaya/article/view/1220/798.

News, BBC. “Bentrok Antar Ormas di Bitung, Kedua Pihak Sepakat Akhiri Konflik.” BBC News, 23 November 2023. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c4n4qz52wd3o (diakses 23 Maret 2026).

Nismawati, Nismawati, dan Cahyadi Nugroho. “Pelestarian Akulturasi Adaptasi Budaya Mapalus Daerah Minahasa Sulawesi Utara,” Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan 8, no. 3 (30 Maret 2021): 45–52, doi:10.26858/sosialisasi.v0i3.19576.

Noroyono, Bambang. “Kronologi Laskar Manguni Serang Barisan Solidaritas Muslim di Bitung.” Republika News, 27 November 2023. https://news.republika.co.id/berita/s4ruh2484/kronologi-laskar-manguni-serang-barisan-solidaritas-muslim-di-bitung (diakses 23 Maret 2026).

Sahbani, Agus. “Pakar: Konflik Israel-Palestina Kompleks, Multi Dimensi.” HUKUMONLINE.COM, 20 Mei 2021. https://www.hukumonline.com/berita/a/pakar--konflik-israel-palestina-kompleks--multi-dimensi-lt60a611df6ba25/ (diakses 29 Mei 2026).

Sambur, Zefanya Vallen, dan Linda Patricia Ratag. “Falsafah Si Tou Timou Tumou Tou Sebagai Identitas Misi Bagi Gereja di Era Digital,” Educatio Christi 6, no. 2 (29 Juli 2025): 56–72, doi:10.70796/educatio-christi.v6i2.195.

Sari, Mike Nurmalia, Nelvia Susmita, dan Al Ikhlas. Melakukan Penelitian Kepustakaan. Sukoharjo: Pradina Pustaka, 2025.

Sumbulah, Umi, dan Nurjanah. Pluralisme Agama: Makna dan Lokalitas Pola Kerukunan Antarumat Beragama. Malang: UIN-Maliki Press, 2013.

Tombokan, Tifany Fergie, Nency Heydemans, David Simanjuntak, dan Dennis Palar. “Konsep Keramahtamahan dan Wacana Moderasi Beragama Dalam Konteks Sulawesi Utara,” POIMEN Jurnal Pastoral Konseling 5, no. 1 (30 Juni 2024): 32–45, https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/poimen/article/view/1874.

Tontuli, Stefani Fatrisia. “Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan di Kota Bitung,” Merenda Bangsa: Jurnal Transformasi Sosial 2, no. 2 (30 Oktober 2025): 18–25, https://jurnal.peneliti.net/index.php/MERENDA/article/view/9393/9935.

Tuela, Anita Inggrith, Yolanda Nani Palar, dan Heliyanti Kalintabu. “Filosofi Sitou Timou Tumou Tou Merawat Manusia Dalam Bingkai Moderasi Beragama,” Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral 4, no. 2 (29 Desember 2023): 53–67, doi:10.46408/vxd.v4i2.447.

Wodi, Alvonds. “Babak Baru Kekuatan Sosial di Bitung: Ormas Adat Bentuk Presidium.” Gawai.co, 2 Maret 2026. https://gawai.co/daerah/bitung/babak-baru-kekuatan-sosial-di-bitung-ormas-adat-bentuk-presidium/ (diakses 29 Mei 2026).

Yoedtadi, Moehammad Gafar. “Peace Journalism in the 2023 Bitung Ethno-Religious Clashes,” Jurnal Kajian Jurnalisme 9, no. 1 (31 Juli 2025): 16–29, doi:10.24198/jkj.v9i1.62839.