RELASI LINTAS AGAMA SEBAGAI STRATEGI MEMBANGUN HARMONI SOSIAL DI INDONESIA: Suatu Analisis Teori Aksi Komunikatif

Main Article Content

Julio Eleazer Nendissa
Alma V. A. Lukas
Yermia Sunarwoto

Abstract

Abstract: Indonesia, as a nation with a religiously diverse society, considers interfaith relations to be a fundamental pillar of national integration and social stability. The background of this research stems from the urgency to strengthen social cohesion amid the potential vulnerability caused by differences in beliefs. This study aims to analyze in depth the role of interfaith communication in building social harmony in Indonesia by applying the lens of Communicative Action Theory (CAT) proposed by Jürgen Habermas. The method used is a qualitative literature study, which involves critical analysis of academic texts, journals, books, and policy documentation relevant to interfaith communication and Habermasian communication philosophy. The findings reveal that communication based on TAK principles, especially the willingness to engage in communicative (rather than strategic) action, is the main catalyst for creating harmony. Communicative action, which prioritizes the achievement of understanding (verständigung) through the exchange of rational, empathetic, and coercion-free arguments, enables different religious groups to build a shared lifeworld (lebenswelt). It is in this lifeworld that universal values such as mutual recognition, tolerance, and justice can be constructed. This study concludes that the effectiveness of interfaith communication is not only measured by the frequency of dialogue, but more by the quality of communication that is capable of creating a deliberative public space where every actor can participate equally.


Abstrak: Indonesia sebagai bangsa dengan masyarakat yang majemuk secara religius, menjadikan relasi lintas agama sebagai pilar fundamental bagi integrasi nasional dan stabilitas sosial. Latar belakang penelitian ini berakar pada urgensi untuk memperkuat kohesi sosial di tengah potensi kerentanan yang ditimbulkan oleh perbedaan keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran komunikasi antarumat beragama dalam membangun harmoni sosial di Indonesia dengan menerapkan lensa Teori Aksi Komunikatif (TAK) yang digagas oleh Jürgen Habermas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan analisis kritis terhadap teks-teks akademis, jurnal, buku, dan dokumentasi kebijakan yang relevan dengan komunikasi antaragama dan filsafat komunikasi Habermasian. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip TAK terutama kesediaan untuk terlibat dalam tindakan komunikatif (bukan strategis) merupakan katalisator utama terciptanya harmoni. Tindakan komunikatif, yang mengedepankan pencapaian kesepahaman (verständigung) melalui pertukaran argumen yang rasional, empatik, dan bebas dari koersi, memungkinkan kelompok agama yang berbeda untuk membangun lifeworld (lebenswelt) bersama. Dalam lifeworld inilah nilai-nilai universal seperti saling pengakuan (recognition), toleransi, dan keadilan dapat dikonstruksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas komunikasi antaragama tidak hanya diukur dari frekuensi dialog, tetapi lebih pada kualitas komunikasi yang mampu menciptakan ruang publik deliberatif dimana setiap aktor dapat berpartisipasi secara setara.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nendissa, J. E., Lukas, A. V. A., & Sunarwoto, Y. . (2026). RELASI LINTAS AGAMA SEBAGAI STRATEGI MEMBANGUN HARMONI SOSIAL DI INDONESIA:: Suatu Analisis Teori Aksi Komunikatif. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 6(1), 01–22. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v6i1.195
Section
Articles

References

Abadi, Muhammad Zidan. “Politik Identitas Di Panggung Demokrasi: Melihat Simbol Agama Melalui Lensa Habitus Dan Dramaturgi,” Politik Islam 3, no. 2 (December 20, 2024): 96, https://ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/polis/article/view/13898.

Adryamarthanino, Verelladevanka, and Nibras Nada Nailufar. “Konflik Poso: Latar Belakang, Kronologi, Dan Penyelesaian,” KOMPAS. Last modified 2021. https://www.kompas.com/stori/read/2021/07/30/100000279/konflik-poso-latar-belakang-kronologi-dan-penyelesaian (diakses 25 September 2025).

Atmadja, Nengah Bawa. Harmoni Sosial Lintas Budaya. Bali: Udayana University Press, 2016.

Awang, Jellyan Alviani, Norma Selfi Tanaem, Akwila Priska Ibu, Serepina Yoshika Hasibuan, and Judhi Kurniawan Lakaoni. “Religious Violence in Radicalism Content on YouTube Social Media Throughout 2023-2024,” Proskuneo: Journal of Theology 1, no. 2 (March 2, 2025): 69–80, https://e-journal.stttransformasi-indonesia.ac.id/index.php/pjt/article/view/196.

Badan Pusat Statistik. “Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiwa), 2025,” Badan Pusat Statistik. Last modified 2025. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NSMy/jumlah-penduduk-pertengahan-tahun--ribu-jiwa-.html (diakses 25 September 2025).

Creswell, John W. Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2013.

Dominggus, Dicky. “Systematic Literature Review: Fenomenologi Moderasi Beragama Islam dan Kristen di Maluku Berdasarkan Budaya Pela Gandong,” Melo: Jurnal Studi Agama-agama 3, no. 1 (June 15, 2023): 19–38, https://melo.iakn-toraja.ac.id/index.php/ojsmelo/article/view/126.

Duniasantri.co. “Memanusiakan Manusia Ala Gus Dur,” Dunia Santri. Last modified 2021. https://www.duniasantri.co/memanusiakan-manusia-ala-gus-dur/ (diakses 25 September 2025).

Ester Harianja, Harisan Boni Firmando, Masniar Herawati Sitorus, Maringan Sinambela, and Rusmauli Simbolon. “Strategi Mewujudkan Harmoni Sosial Pada Masyarakat Beragama Islam Dan Kristen Di Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Tahun 2024),” RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2, no. 6 (October 9, 2024): 10–20, https://journal.appisi.or.id/index.php/risoma/article/view/385.

Fanani, Zainul, and Nasirudin Al Ahsani. “Konstruksi Sosial Moderasi Beragama: Analisis Teori Konstruktivisme Berger Dan Luckmann Dalam Komunikasi Keagamaan Indonesia,” Icon: Islamic Communication and Contemporary Media Studies 4, no. 1 (2025): 1–16.

Fazrian, Luthfi Roemy, and Riswan Riswan. “Interaksi Sosial Lintas Agama: Analisis pada Komunitas Plural,” Mushawwir Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam 3, no. 1 (June 27, 2025): 61–75, https://journal.uinsi.ac.id/index.php/mushawwir/article/view/9272.

Funay, Yaspis Edgar. “Moderasi Relasi Lintas Agama Tau Samawa (Orang Sumbawa) Berbasis Keseharian di Tana Sumbawa,” Jurnal Sosiologi Agama 14, no. 2 (December 27, 2020): 255, http://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/SosiologiAgama/article/view/2250.

Gerung, Farno Billy Arthur. Dinamika Relasi Antar Umat Kristen-Islam di Minahasa Konflik Kehadiran Masjid Bagi Pendidikan Antar Iman. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2022.

Habermas, Jurgen. The Theory of Communicative Action. Boston: Beacon Press, 1987.

Helaluddin, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2019.

Irfan, Irfan. “Pluralisme Dan Dialog Antar Umat Beragama,” Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Tafsir 3, no. 2 (April 21, 2020): 56–74, https://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/al-mubarak/article/view/220.

Kung, Hans. A Global Ethic For Global Politics and Economics. New York: Oxford University Press, 1998.

Lattu, Izak. Rethinking Interreligious Dialogue, Orality, Collective Memory, and Christian-Muslim Engagements in Indonesia. Boston: Brill-Schoningh, 2023.

Menoh, Gusti A.B. Agama Dalam Ruang Publik Masyarakat Postsekuler Menurut Jürgen Habermas. Yogyakarta: Kanisius, 2015.

Min Kim, Sung, J.B. Banawiratma, and Dicky Sofjan. “Religious Pluralism Discourse in Public Sphere of Indonesia: A Critical Application of Communicative Action Theory to Inter-Religious Dialogue,” Religió: Jurnal Studi Agama-agama 10, no. 2 (September 9, 2020): 158–188, https://jurnalfuf.uinsa.ac.id/index.php/religio/article/view/1307.

Muhammad Ersa Syauqy, and Dendy Wahyu Anugrah. “Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas Dan Implikasinya Terhadap Podcast Di Indonesia,” Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA) 1, no. 2 (April 20, 2024): 158–170, https://jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/KJOURDIA/article/view/2245.

Muhammad, H. Afif. Agama Dan Konflik Sosial Studi Pengalaman Indonesia. Bandung: Marja, 2024.

Muklis Al’anam, and Radian Salman. “The Relevance Of Jürgen Habermas’s Theory Of Communicative Action As The Philosophical Foundation Of Human Rights Enforcement In Indonesia,” Mimbar Hukum 36, no. 1 (June 9, 2024): 61–82, https://jurnal.ugm.ac.id/v3/MH/article/view/11513.

Nassa, Grace Son. “Relasi Agama Kristen Dan Lima Agama Lain Di Indonesia: Perspektif Trinitas,” THEOLOGIA INSANI (Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif) 1, no. 1 (January 26, 2022): 83–103, https://ojs.stakrri.ac.id/index.php/theologiainsani/article/view/10.

Nendissa, Julio. “Agama Dan Pandemi Covid-19 Suatu Tinjauan Kritis Terhadap Keberagamaan Dalam Perubahan Sosial Di Tengah Pandemi Covid-19,” SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (December 2, 2021): 16–29, https://sophia.iakn-toraja.ac.id/index.php/ojsdatasophia/article/view/32.

Nendissa, Julio Eleazer, Jacob Daan Engel, and Gunawan Yuli Agung Suprabowo. “Online Social Support Terhadap Penyintas Covid-19 Dari Perspektif Pendampingan Masyarakat Di Karombasan Selatan, Manado-Sulawesi Utara,” SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan 17, no. 2 (2024): 131–143.

Nendissa, Julio Eleazer, Ridwan Henry Simamora, Dewi Magdalena Rotua, Pangeran Guntar Wijaya Baringbing, and Sarah Farneyanan. “Pluralisme Agama-Agama: Tantangan, Peluang, Dan Perspektif Teologis Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia,” SAMI: Jurnal Sosiologi Agama dan Teologi Indonesia 2, no. 2 (2024): 155–184.

Nenohai, Jear N. D. K. “Menolak Narasi Tunggal: Diskursus Agama, Pluralisme Dan Demokrasi,” Indonesian Journal of Theology 6, no. 1 (July 30, 2018): 105–109, https://indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/20.

Praselanova, Reiza. “Komunikasi Resolusi Intoleransi Beragama di Media Sosial,” Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 3, no. 1 (March 20, 2020): 76–96, https://ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/wasilatuna/article/view/360.

Prasetiyo, Ari. “The Phenomenon Of Gotong Royong in Java Community: A Case Study Nyumbang,” Indonesian Journal of Multidisciplinary Science 1, no. 7 (April 25, 2022): 792–801, https://ijoms.internationaljournallabs.com/index.php/ijoms/article/view/145.

Ramadhan, Aditya, Desi Hasbiyah, and Maria Fitriah. “Analisis Teori Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas terhadap Komunitas Peduli Ciliwung di Kota Bogor,” Jurnal Kajian Komputasi Inovatif 15, no. 7 (2024): 70–80.

Ridho, Ali, Syahrul Rahmat, Muhammed Sahrin Haji Masri, and Idi Warsah. “Synergizing Stakeholders’ Communication for Religious Harmony in Indonesia,” Islamic Communication Journal 8, no. 1 (June 30, 2023): 41–64, https://journal.walisongo.ac.id/index.php/icj/article/view/13626.

Sakinah, Nur, Darma Darma, Sulaeman Sulaeman, Andi Fitriyani, Nurida Kella, and Baiti Ren’el. “Muslim Community Communication through Cross-Religious Social Interaction in the Mardika Market Ambon, Moluccas,” Jurnal Ilmu Dakwah 44, no. 1 (July 20, 2024): 53–68, https://journal.walisongo.ac.id/index.php/dakwah/article/view/20473.

Saputra, Mochammad Ronaldy Aji, Fitria Idlam Chalid, and Heri Budianto. Metode Ilmiah Dan Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kepustakaan (Bahan Ajar Madrasah). Sidoarjo: NIzamia Learning Center, 2023.

Setyawan, Yusak B. Perdamaian Dan Keadilan Dalam Konteks Indonesia Multikultural Dan Beragam Tradisi Iman. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2017.

Syairudin, Bambang. “Konflik Ambon 1999: Manusia Yang Beragama Dan Dialog Antar Umat Beragama.” Kompasiana. Last modified 2022. https://www.kompasiana.com/ahmadnanangnurf/629b4074d263450caa48c694/konflik-ambon-1999-manusia-yang-beragama-dan-dialog-antar-umat-beragama (diakses 25 September 2025).

Tanaem, Norma Selfi, Akwila Priska Ibu, and Julio Eleazer Nendissa. “Religiusitas Yesus Di Tengah Yang Lain Dari Perspektif Emmanuel Levinas,” SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 2 (December 20, 2022): 82–94, https://sophia.iakn-toraja.ac.id/index.php/ojsdatasophia/article/view/103.

Titaley, John A. Religiositas Di Alinea Tiga: Pluralisme, Nasionalisme, Dan Transformasi Agama-Agama. Salatiga: Satya Wacana University Press, 2013.

Wijaya, Aksin. Moderasi Beragama Dan Pergulatan Wacana Dalam Ruang Publik. Yogyakarta: IRCiSoD, 2024.

Zalukhu, Amirrudin. “Strategi Integratif Teologi Sosial, Perdamaian, dan Kearifan Lokal Dalam Membangun Harmoni Sosial Di Indonesia,” CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2025): 175–193.

Zulfikar, Fahri. “10 Kota Paling Toleran Di Indonesia, Ada Wilayahmu?” DetikEdu. Last modified 2025. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7957907/10-kota-paling-toleran-di-indonesia-ada-wilayahmu (diakses 25 September 2025).