REVITALISASI BUDAYA TORAJA PASCAKONFLIK DALAM PERDAMAIAN ISLAM-KRISTEN DI TAMANJEKA, POSO
Main Article Content
Abstract
Abstract: This study examines the role of Torajan cultural values in fostering and sustaining peaceful coexistence between Muslim and Christian communities in Tamanjeka Village, Poso Regency, after the communal conflict. Using a qualitative approach through in-depth interviews, observation, and document analysis, this research involved traditional leaders, religious figures, and interfaith community members. The findings reveal that the Tongkonan functions as both a symbolic and social space for strengthening kinship values, dialogue, and post-conflict reconciliation. Additionally, the Torajan language serves as an interfaith communication medium that enhances social solidarity and reinforces a shared Torajan identity beyond religious differences. The revitalization of local culture, combined with religious moderation practices, significantly strengthens community resilience against renewed conflict and radical influences. This study contributes to culture-based peacebuilding discourse and offers a localized reconciliation model applicable to other post-conflict multicultural societies.
Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran nilai-nilai budaya Toraja dalam membangun dan mempertahankan kehidupan damai antara masyarakat Islam dan Kristen di Desa Tamanjeka, Kabupaten Poso, pascakonflik sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, penelitian ini melibatkan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat lintas iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tongkonan berfungsi sebagai ruang simbolik dan sosial yang memperkuat nilai kekeluargaan, musyawarah, serta rekonsiliasi pascakonflik. Selain itu, bahasa Toraja menjadi media komunikasi lintas agama yang memperkuat solidaritas sosial dan rasa identitas bersama sebagai orang Toraja, melampaui batas-batas perbedaan keyakinan. Revitalisasi budaya lokal yang dipadukan dengan praktik moderasi beragama terbukti meningkatkan ketahanan sosial masyarakat terhadap potensi konflik dan pengaruh radikalisme. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian perdamaian berbasis budaya lokal serta menawarkan model rekonsiliasi sosial yang relevan untuk konteks masyarakat plural pascakonflik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adryamarthanino, Verelladevanka, “Konflik Poso: Latar Belakang, Kronologi, dan Penyelesaian”, Kompas. https://www.kompas.com/stori/read/2021/07/30/100000279/konflik-poso-latar-belakang-kronologi-dan-penyelesaian (diakses 30 Juli 2021).
Aprilia, Keisyah. “Bagaimana Konflik Komunal Kristen-Muslim diPoso Melahirkan Militan MIT”. Benar News https://www.benarnews.org/indonesian/berita/laporan-khusus/bgmn-konflik-kristen-muslim-melahirkan-mit-12032020185811.html (diakses 3 Desember 2020).
Bachrong, Faizal dan Fitrah Auliya Ansar, Religious Moderation in Karapasan: The Local Culture of Tana Toraja Community in South Sulawesi, Al-Qalam: Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya, 27(1): 63–72. https://doi.org/10.31969/alq.v27i1.973
Brata, Ida Bagus, “Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Budaya” Jurnal Bakti Saraswati 05, no 01 (2016): 12-14 https://www.neliti.com/publications/75588/kearifan-budaya-lokal-perekat-identitas-bangsa
Buang, wawancara oleh Penulis, Tamanjeka, Poso, Indonesia, 22 April 2025.
Creswell, John W, Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran, Yogyakarta: Penerbit Pustaka Belajar.
Damanik, Rinaldy, Tragedi Kemanusiaan Poso Menggapai Surya pagi melalui kegelapan malam. Palu: PBHI & LPS-HAM SULTENG, 2003.
Darius, Gayus, dan Safril, S., “Moderasi Beragama dan Akulturasi Agama Budaya: Sebuah Dinamika Hidup Beragama di Tana Toraja.,” Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 4, No. 2 (2024): 103–114. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v4i2.167
Dariyanto Erwin, “Tentang Tamanjeka Yang Pernah Terlupa lalu Jadi Basis Kelompok Santoso”, detiknews 11 April 2016 https://news.detik.com/berita/d-3184941/tentang-taman-jeka-yang-pernah-terlupa-lalu-jadi-basis-kelompok-santoso
Devianty, Rina, “Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan”, Jurnal Tarbiyah 24, no 2 (2017): 227-235, https://doi.org/10.30829/tar.v24i2.167
Hurrodia, Mifta, dkk, “Konsep Persaudaraan dalam Islam dan Kristen”, Toleransi: Media Komunikasi umat Beragama 13, no. 2 (2021): 92-95, https://doi.org/10.24014/trs.v13i2.16097
Institusi Agama Islam Bengkulu, “Moderasi Beragama”, https://uinfasbengkulu.ac.id/pusat-informasi/moderasi-beragama/ (diakses 5 Mei 2025).
Kaltsum, Lilik Ummi, “Hubungan Kekeluargaan Perspektif Alqur’an (Studi Term Silaturahmi Dengan Metode Tematis)”, Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 6, no 1 (2021): 20-22 https://doi.org/10.15575/al-bayan.v6i1.9539
KBBI, “Kamus Besar Bahasa Indonesia”, https://kbbi.web.id/perdamaian (diakses 2 Mei 2025).
KBBI, “Kamus Besar Bahasa Indonesia,” https://kbabi.web.id/revitalisasi (diakses 20 Mei 2025).
Koentjaraningrat, Pengantar Antropologi Indonesia. Jakarta: Gramedia, 2002.
Mapipiwali, Hermawan. “Jejak Dosa Kelompok sipil bersenjata Terakhir MIT yang Tewas Ditembak di Poso”, detiknews https://news.detik.com/berita/d-6321114/jejak-dosa-teroris-terakhir-mit-yang-tewas-ditembak-di-poso (diakses 30 september 2025)
McRae, Dave, Poso Sejarah Komprehensif kekerasan Antar Agama Terpanjang di Indonesia Pasca Reformasi. Tangerang Selatan: Gajah Hidup, 2016.
Ngelow, Zakaria J, dkk. Teologi Bencana, Pergumulan Iman dalam Konteks Bencana Alam dan Bencana Sosial. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2019.
Nggalene, Marten Luter, wawancara oleh Penulis, Pinedapa, Poso, Indonesia, 1 Maret 2025
Richard, Mikhael, “Tongkonan sebagai Aktualisasi Budaya Kuno dalam Keragaman Agama Modern di Toraja,” Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia, 3(2): 78–84. https://doi.org/10.572349/relinesia.v3i2.1881
Ruruk, Yohanis, wawancara oleh Penulis, Tamanjeka, Poso, Indonesia, 17 April 2025
Sabang, wawancara oleh Penulis, Tamanjeka, Poso, Indonesia, 17 April 2025
Saifuddin, Lukman H, Moderasi Beragama. Jakarta: Kementrian Agama RI, 2009.
Salik, Mohamad, Nahdlatul Ulama dan gagasan Moderasi Islam. Malang: Literindo Berkah Jaya, 2020.
Sarira Andi, wawancara oleh Penulis, Tamanjeka, Poso, Indonesia, 22 April 2025.
Saudi, Muammar, “Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi,” Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 8(1): 77–86. Tongkonan: Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja, South Sulawesi- Satya Widya 8(1) 2025 https://doi.org/10.33363/swjsa.v8i1.1219
Sitoresmi, Ayu Rifka, “Purposive Sampling adalah teknik pengambilan sampel, ketahui definisi dan Tujuannya”, liputan6 https://www.liputan6.com/hot/read/5284704/purposive-sampling-adalah-teknik-pengambilan-sampel-ketahui-definisi-dan-tujuannya (diakses 12 Mei 2025)
Testbook, “Teori Simbolik dan Interpretatif-kekuatan simbol dan contoh” https://testbook.com/ias-preparation/symbolic-and-interpretive-theories. (diakses 26 November 2025)
Wallace, Anthony F. C, Revitalization Movements. Washington, D.C.: American Anthropological Association, 1956.