DIALOJEK Dialog Keseharian Lintas Agama Tukang Ojek Kristen-Muslim di Seko Luwu-Utara
Main Article Content
Abstract
Abstract: This paper aims to show the interfaith daily dialog of Christian-Muslim ojek drivers in Seko, Luwu-Utara. The author emphasizes the importance of interfaith daily dialog as a common space to encounter differences and uphold brotherhood through daily dialog as a life text. The method used in this research is a qualitative approach as a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people or observable behavior. This research was conducted in July-August 2024 in Seko. Data collection procedures were carried out through observation and interviews in the field, data examination, coherent data analysis and conclusion drawing. In this research, the author uses the theory of inter-religious and social solidarity as a perspective to see the interrelationship between interfaith dialogue which is influenced by the solidarity created in the community. In the end, this article concludes based on the research findings that daily interfaith dialog takes place in their life experiences across extreme paths. Roads, stalls and people's homes become common spaces for interfaith and ethnic encounters that give birth to shared experiences and create brotherhood. The solid attitude among them is united by common interests and responsibilities. On the other hand, the relationship between ojek drivers and the community is united by different needs and functions as a way of survival.
Abstrak: Tulisan ini bertujuan memperlihatkan dialog keseharian lintas agama tukang ojek Kristen-Muslim di Seko Luwu-Utara. Penulis menegaskan pentingnya dialog keseharian antar agama sebagai ruang bersama memperjumpakan perbedaan dan menjunjung persaudaraan melalui dialog keseharian sebagai teks kehidupan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yakni suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang terkait perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini dilakukan bulan Juli-Agustus 2024 di Seko. Prosedur pengambilan data dilakukan melalui observasi dan interview di lapangan, pemeriksaan data, analis data yang koheren dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini ialah Tukang Ojek. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori inter-religious dan solidaritas sosial sebagai perspektif melihat keterkaitan antar dialog lintas iman yang dipengaruhi oleh solidaritas yang tercipta dalam masyarakat. Pada akhirnya artikel ini menyimpulkan berdasarkan temuan penelitian bahwa dialog keseharian lintas agama berlangsung dalam pengalaman hidup mereka melintasi jalur yang ekstrim. Jalan, warung dan rumah warga menjadi ruang bersama dalam perjumpaan lintas iman dan etnis yang melahirkan pengalaman bersama serta menciptakan persaudaraan. Sikap solid diantara mereka disatukan oleh kepentingan dan tanggung jawab bersama. Pada sisi yang lain relasi tukang ojek dan masyarakat dipersatukan oleh kebutuhan dan fungsi yang berbeda sebagai cara bertahan hidup.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abas, Zainul. Studi Agama-Agama: Kajian Dialog Antar Agama. Sukarjo: Efudex Pres, 2020.
Alam, Jems “Salombengang: Memori Kolektif Instrumen Integrasi Sosial Masyarakat Seko Embonatana” Tesis MSA, UKSW Salatiga, 2018.
Andarias (nama samaran), wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 16 Juni 2024.
Andros, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 18 Juli 2024.
Anto, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 19 Juli 2024
Anwar, “Penguatan Moderasi beragama melalui sikap toleransi, Studi pada Masyarakat Desa Embonatana di Kecamatan Seko,” Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5, No. 2 (2023).
Banawiratma. Bersama Saudara-Saudari Seiman Lain: Perspektif Gereja Katolik,” in Dialog: Kritik & Identitas Agama. Yogyakarta: Dian/Interfidei, 1993.
Christian-Muslim Engagements in Indonesia. Paderborn: Brill Deutschland GmbH, 2016.
Eliakim, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 18 Juli 2024.
Guntur, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 17 Juli 2024.
Hedir, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 16 Juli 2024.
Johnson, Doyle Paul. Teori Klasik Modern. Jakarta: Gramedia Pustaka, 1994.
Lattu, Izak. “A Sociological Breakthrough of Interreligious Engagement in Everyday-Symbolic Interaction Perspectives,” Religio: Jurnal Studi Agama-Agama 6 No.2 (September 2016).
Lattu, Izak. “Konsep Dialog Menurut Paul Knitter dan Implikasinya Dalam Hubungan Antar Umat Beragama di Kabupaten Fak-Fak,” Kenois: Jurnal Kajian Teologi 10. No.1 (Oktober 2024).
Lattu, Izak. Beyond Tolerance: Memahami Hubungan Lintas Agama dalam Konteks Polidoksi dan Poliponik. Salatiga: Satya Wacana University Press, 2015.
Lattu, Izak. Rethinking Interreligious Dialogue Orality, Collective Memory, and Christian-Muslim Engagements in Indonesia (Paderborn: Brill Deutschland GmbH, 2016), 145-150.
Melong, J. Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya,1989.
Moh. Ibnu, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 16 Juli 2024.
Muhtalim, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 21 Juli 2024.
Mojau, Julianus. Merangkul Atau Meniadakan. Jakarta: BPK Gunung Mulia,2012.
Nampar, Hilario Didakus Nenga. “Fundamentalisme Keagamaan dan Pentingnya Dialog Lintas Iman,” Kate Sosial: Jurnal Katekisasi Konseling 1, No.1 (December 2019).
Natsir, Moh. Keragaman Hidup Antar Agama. Jakarta: Hudaya, 1970.
Nazir. Metode Penelitian. Jakarta: Galia Indonesia, 1988.
Ngelow, Zakaria J. Malea Allo Mepantu, Borrong Bulan Mepangngi Masyarakat Seko Pada Masa DI/TII. Makassar: Yayasan Ina Seko, 2018.
Pemerintah Kabupaten Luwu-Utara “Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu-Utara” https://luwuutarakab.bps.go.id/id/statistics-table/2/OTEjMg/jarak-dari-ibukota-kabupaten-ke-ibukota-kecamatan-.html (Diakses tanggal 26 Agustus 2024).
Rasyid, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 17 Juli 2024.
Ritzer, George.Teori Sosiologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Rumbi, Frans. “Collective Memory Martyrdom Monument and Christian-Muslim Reconciliation In Seko, North Luwu, Indonesia,” Dialog Journal of Theology 2. No.2 (Juni 2023).
Ruslaini. “Peningkatan Manajemen dan Teknologi Pemasaran pada UKM Ojek Sahabat Wanita dalam Mengatasi Less Contact Ekonomi masa covid 19,” Martabe: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4. No.1 (Maret, 2021).
Sampe, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 19 Juli 2024.
Silo, wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 16 Juli 2024.
Soedjati, Solidaritas dan Masalah Sosiall. Bandung: UPPM STIE, 1995.
Watung, Mega Putri. “Menganalisis Pendapatan Ojek Konvensional dan Ojek Online di Manado,” Efisiensi: Jurnal Berkalah Ilmiah 20. No. 3 (Juli 2020).
Yusran (nama samaran), wawancara dengan Penulis, Seko, Indonesia, 16 Juni 2024.